Senin, 04 Maret 2013

Jadwal edukasi

• Jadwal Edukasi:
Analisa Teknikal & Market Outlook
Sabtu, 16 Februari 2013; Lampung; Jam 10.00; Jl.Jend.Sudirman No.5B Enggal Lampung  35000; 0721-241926
Sabtu, 16 Februari 2013; Malang; Jam 10.00; Jl.Brigjend Slamet Riyadi No.72 Oro-oro Dowo Malang 65112; 0341-355688
 
New Multi Chart
Sabtu, 16 Februari 2013;  Bandung; Jam 10.00; Paskal Hyper Square Blok A 11 Jl.Pasirkaliki No.24-27 Bandung - 40171; 022- 86060921
Sabtu, 16 Februari 2013; Surabaya; Jam 10.00; Ruko Gd.Graha Pena Lt.1 Suite 101B Jl.Ahmad Yani No.88 Surabaya  60234; 031-8289517
 
Pendaftaran peserta edukasi teknikal analisis dapat menghubungi OE/Gallery yang bersangkutan melalui nomor telp yang tertera. Tempat terbatas…!!!
 
• Chart in Focus
AKRA (SoS)
S1:
3,900

S2:
3,850
R1:
4,200

R2:
4,250





ASSA (Buy)
S1:
395

S2:
390
R1:
430

R2:
455





EXCL (Trading Buy)
S1:
5,250

S2:
5,200
R1:
5,750

R2:
5,800





HEXA (Buy)
S1:
6,600

S2:
6,500
R1:
7,000

R2:
7,150





IMAS (Trading Buy)
S1:
5,250

S2:
5,150
R1:
5,500

R2:
5,600





UNTR (Trading Buy)
S1:
19,200

S2:
18,900
R1:
20,000

R2:
20,450

Selasa, 01 Januari 2013

BTEL Company Update




Bakrie Telecom Update...
BTEL telah melunasi Obligasi BTEL I yang jatuh tempo pada September 2012, sebesar Rp650 miliar, pelunasan obligasi tersebut berasal dari ekuitas senilai Rp250 miliar  dan sisanya dari pinjaman (refinancing). Dengan pelunasan ini, dapat memperbaiki struktur permodalan BTEL, yang nantinya akan mengurangi beban utang kedepannya. Selanjutnya hasil pengakuisisian STI, masih belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan BTEL, perusahaan menargetkan akan mengakuisis hingga 100% kepemilikan STI dengan jangka waktu 3 tahun kedepan.

Target Expansion 2013
Memasuki tahun 2013, BTEL akan kembali pada strategi bisnis awal yaitu akan memaksimalkan kapasitas pada jaringan 2G (voice dan sms), hal tersebut perlu dilakukan mengingat jaringan 2G masih memiliki kapasitas yang besar. Sesuai dengan perencanaan tersebut maka BTEL telah menandatangani CSPA untuk mengakuisisi 35% saham PT Telekomunikasi Indonesia Sampoerna (STI), dengan begitu spectrum tambahan BTEL akan naik dari 5.0MHz menjadi 12.5Mhz untuk perluasan jangkuan layanan BTEL.

Finacial Performance 9M2012
Kinerja perusahaan memasuki bulan kesembilan 2012 pendapatan BTEL mengalami penurunan sebesar 9,7% yaitu dari Rp1,97 triliun menjadi Rp1,8 triliun dan rugi bersih perusahaan juga meningkat 98,31% dari Rp498 miliar  menjadi Rp988 miliar. Pendapatan BTEL turun 9,7% dikarenakan average revenue per usage (ARPU) sangat rendah, meskipun pelanggan BTEL sempat menyentuh 14,6 juta pelanggan pada akhir tahun 2011, akibat ketidak keseimbangan ini, pada kuartal pertama 2012, BTEL menghapus 3,5 juta pelanggan yang tidak produktif untuk menambah kapasitas jaringan, dengan begitu pelanggan BTEL menajdi 11,2 juta pelanggan.

BTEL-Company Update


BTEL-Company Update

Bakrie Telecom Update...
BTEL telah melunasi Obligasi BTEL I yang jatuh tempo pada September 2012, sebesar Rp650 miliar, pelunasan obligasi tersebut berasal dari ekuitas senilai Rp250 miliar  dan sisanya dari pinjaman (refinancing). Dengan pelunasan ini, dapat memperbaiki struktur permodalan BTEL, yang nantinya akan mengurangi beban utang kedepannya. Selanjutnya hasil pengakuisisian STI, masih belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan BTEL, perusahaan menargetkan akan mengakuisis hingga 100% kepemilikan STI dengan jangka waktu 3 tahun kedepan.

Target Expansion 2013
Memasuki tahun 2013, BTEL akan kembali pada strategi bisnis awal yaitu akan memaksimalkan kapasitas pada jaringan 2G (voice dan sms), hal tersebut perlu dilakukan mengingat jaringan 2G masih memiliki kapasitas yang besar. Sesuai dengan perencanaan tersebut maka BTEL telah menandatangani CSPA untuk mengakuisisi 35% saham PT Telekomunikasi Indonesia Sampoerna (STI), dengan begitu spectrum tambahan BTEL akan naik dari 5.0MHz menjadi 12.5Mhz untuk perluasan jangkuan layanan BTEL.

Finacial Performance 9M2012
Kinerja perusahaan memasuki bulan kesembilan 2012 pendapatan BTEL mengalami penurunan sebesar 9,7% yaitu dari Rp1,97 triliun menjadi Rp1,8 triliun dan rugi bersih perusahaan juga meningkat 98,31% dari Rp498 miliar  menjadi Rp988 miliar. Pendapatan BTEL turun 9,7% dikarenakan average revenue per usage (ARPU) sangat rendah, meskipun pelanggan BTEL sempat menyentuh 14,6 juta pelanggan pada akhir tahun 2011, akibat ketidak keseimbangan ini, pada kuartal pertama 2012, BTEL menghapus 3,5 juta pelanggan yang tidak produktif untuk menambah kapasitas jaringan, dengan begitu pelanggan BTEL menajdi 11,2 juta pelanggan.

Selasa, 18 Desember 2012

Economic Calender


Market Prediction
Pada perdagangan Selasa (18/12) Indeks Dow Jones ditutup naik 115,57 poin (+0,87%) ke 13.350,96 ditengah optimisme akan tercapainya kesepakatan mengenai anggaran US di Washington untuk menghindari fiscal cliff.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$88 per barel di New York ditengah tanda akan tercapainya kesepakatan berkaitan dengan anggaran US.
IHSG kemarin (18/12) ditutup turun -14,42 poin (-0,33%) ke 4.301,44 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp31,81 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, TLKM, JSMR, INDF, dan AALI.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.706 per Dollar AS.
Secara teknikal, penurunan IHSG masih merupakan bagian dari koreksi yang sedang terjadi dalam dua minggu terakhir, dimana Indikator MACD sedang berada dalam area negatif dan berpeluang membentuk dead cross.
Pada perdagangan hari ini (19/12) IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.246-4.340 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AKRA, JPFA, dan CTRS.

• News & Analysis
BTEL       : Ini Strategi Esia Untuk Memperkuat Bisnis Data
GEMS    : GEMS Hanya Menargetkan Laba Rp 230 Miliar
MTLA    : MTLA Targetkan Marketing Sales Rp1,1T pada 2013
SMGR   : Akan Memperkuat Bisnis Anak Usaha

Rabu, 12 Desember 2012

Free Market Prediction 12/12/12


Market Prediction
Pada perdagangan Rabu (12/12) Indeks Dow Jones ditutup turun -2,99 poin (-0,02%) ke 13.245,45 ditengah berkurangnya optimisne terhadap rencana The Fed, sehingga investor kembali fokus pada permasalahan anggaran US di Washington.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$87 per barel di New York setelah The Fed menyatakan akan meningkatkan stimulus untuk mendorong perekonomian dan IEA memperkirakan permintaan minyak akan meningkat.
IHSG kemarin (12/12) ditutup naik 19.61 poin (+0.45%) ke 4,337.53 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp302.25 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, ASII, GGRM, UNTR, dan LSIP.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,670 per Dollar AS.
Secara teknikal, kenaikan IHSG mengindikasikan bahwa IHSG akan tetap melanjutkan kenaikannya, didukung dengan melihat indikator MACD yang berpeluang Golden Cross dan RSI yang masih berada pada range normal.
Pada perdagangan hari ini (13/12) IHSG diperkirakan akan berada dalam range yang lebih sempit di kisaran 4.270-4.385 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TINS, LSIP, dan HRUM.
 
• News & Analysis
INDF      : Indofood Tingkatkan Kepemilikan di Indoagri
PTBA     : Raih Kontrak Batu Bara 73,1 Juta Ton
ROTI      : Produsen Sari Roti Raih Pinjaman Rp220 Miliar
UNVR    : Unilever Indonesia Gandeng Unilever N.V
 
• Announcement: Follow Us & Get Many Prizes…!!!
Mau hadiah uang tunai atau dana ke rekening efek anda hingga Rp1,5 juta per minggunya? Follow us @eTrading_Tweet dan ikuti kuis-kuisnya.
Menangkan tiket pesawat Jakarta – Singapore (PP) dengan mendaftar menjadi peserta HOTS Competition di bulan November 2012.
 
• Jadwal Edukasi:
Analisa Teknikal & Market Outlook
Sabtu, 15 Desember 2012; Puri Kencana; Jam 10.00; Rukan Grand Puri Niaga Blok K-6 No. 1P, Puri Kencana, Jakarta Barat; 021-58304242-44
Sabtu, 15 Desember 2012; Rawamangun; Jam 10.00; Jl. Paus No. 92C RT 004 RW 008 Kel. Jati, Jakarta Timur 13220; 021-47884287/91
 
New Multi Chart
Sabtu, 15 Desember 2012;  BEI; Jam 10.00; Ruko Gd. BEI Tower 2 Lt. 22 Suite 2205A Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12910; 021-7363305
 
Pendaftaran peserta edukasi teknikal analisis dapat menghubungi OE/Gallery yang bersangkutan melalui nomor telp yang tertera. Tempat terbatas…!!!
 
• Chart in Focus
ADRO (Trading Buy)
S1:
1,430
S2:
1,400
R1:
1,510
R2:
1,610
ASII (Trading Buy)
S1:
7,250
S2:
7,050
R1:
7,750
R2:
7,950
BBRI (Trading Buy)
S1:
7,000
S2:
7,050
R1:
7,400
R2:
7,650
BJBR (Trading Buy)
S1:
1,000
S2:
990
R1:
1,070
R2:
1,100
PTBA (Trading Buy)
S1:
15,150
S2:
14,900
R1:
16,350
R2:
16,900
UNTR (Trading Buy)
S1:
18,250
S2:
17,950
R1:
20,300
R2:
21,300   


* Disclamer On..
* Sumber : PT.eTrading Securities

Selasa, 11 Desember 2012

Stock Information Free

Apa yang dimaksud dengan menu "Stock Information"..?
Jawab : - Adalah nasabah dapat melihat informasi lengkap mengenai suatu saham dalam 1 Layar saja,
               tanpa membuka menu lain."

Mau punya menu "Stock Information"..?, klik link download atau bisa ke : www.etrading.co.id
GET FREE..!!!!

Regards,

Free Online Trading software eTrading


Market Prediction
Pada perdagangan Selasa (11/12) Indeks Dow Jones ditutup naik 78,56 poin (+0,60%) ke 13.248,44 ditengah sikap investor menunggu hasil negosiasi anggaran US dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian German.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$86 per barel di New York ditengah meningkatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian German.
IHSG kemarin (10/12) ditutup naik 15,31 poin (+0,36%) ke 4.317,92 dengan asing tercatat melakukan net sell  di pasar reguler sebesar Rp64,81 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, HRUM, INTP, BHIT, dan CPIN.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.695 per Dollar AS.
Secara teknikal, kenaikan IHSG pada merupakan bagian dari teknikal rebound yang sudah kami perkirakan, volume menurun, stochastic masih kuat di posisi positif, namun MACD Histogram belum berhasil Golden Cross.
Pada perdagangan hari ini (12/12) IHSG diperkirakan masih akan berada di teritori positif dengan kecenderungan menguat di kisaran 4.265-4.365 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TINS, LSIP, dan HRUM.

• Jadwal Edukasi:
Analisa Teknikal & Market Outlook
Sabtu, 15 Desember 2012; Puri Kencana; Jam 10.00; Rukan Grand Puri Niaga Blok K-6 No. 1P, Puri Kencana, Jakarta Barat; 021-58304242-44
Sabtu, 15 Desember 2012; Rawamangun; Jam 10.00; Jl. Paus No. 92C RT 004 RW 008 Kel. Jati, Jakarta Timur 13220; 021-47884287/91